Apa itu Digital Forensik ?
Digital Forensik atau bisa disebut dengan Ilmu Forensik Digital, adalah salah satu cabang ilmu forensik, yang memfokuskan pada penyelidikan dan penemuan konten perangkat digital, yang seringkali dikaitkan dengan kejahatan komputer. Digital Forensik diperlukan karena biasanya data di perangkat target dikunci, dihapus, atau disembunyikan.
Penguasaan ilmu forensik digital tidak hanya menuntut kemampuan teknis semata tetapi juga terkait dengan bidang lain, seperti bidang hukum. Aspek teknis dari penyelidikan dapat dibagi menjadi beberapa subcabang, sesuai dengan jenis perangkat digital yang terlibat; forensik komputer, forensik jaringan, analisis data forensik dan forensik peranti bergerak. Proses forensik umumnya meliputi penyitaan, forensic imaging (akuisisi) dan analisis media digital dan penyusunan laporan berdasarkan bukti yang dikumpulkan.
Akuisisi
Sebuah langkah yang dilakukan dalam tugas forensik digital adalah proses akuisisi. Akuisisi merupakan proses untuk membuat salinan barang bukti digital dan aktifitas yang dilakukan yang kemudian diperbanyak dengan struktur yang sama persis dari yang asli tanpa selisih ukuran satu bit pun didalamnya. Saat melakukan akuisisi sebaiknya kita mengetahui informasi perangkat elektronik yang akan kita akuisisi mulai dari sistem operasi yang digunakan, ukuran storage pada komputer, size dari RAM, fungsi dari komputer atau server, aplikasi yang terdapat atau running didalam server. Sehingga dengan adanya informasi tersebut kita dapat memilih tools yang tepat untuk melakukan akuisisi dan berapa banyak storage yang diperlukan dari hardisk target untuk menyimpan file image hasil akuisisi.
Tujuan Akuisisi
Akuisisi data dilakukan dengan tujuan menjaga keamanan data dari alat bukti yang ada. Tujuan akuisisi juga merupakan proses membuat salinan data dan mengembalikan data dari media penyimpanan yang rusak, terkena virus, sengaja dihapus dan banyak faktor yang menyebabkan hilangnya data dari suatu media penyimpanan komputer hal tersebut bisa karena kelalaian, kesengajaan ataupun karena kesalahan teknis.
Peralatan dan Software Akuisisi yang digunakan
Dalam melakukan proses akuisisi (imaging) menggunakan Software atau aplikasi FTK Imager (Forensic ToolKit). Pada FTK imager dapat dilakukan proses recovery file yang telah dihapus oleh tersangka proses ini juga akan memperkuat barang bukti berupa data yang terhapus. Sedangkan untuk Hardwarenya menggunakan Komputer/Laptop dan Flashdisk.
Berikut tutorial imaging dengan menggunakan Software FTK Imager :
Video Tutorial Imaging Menggunakan FTK Imager
Tidak ada komentar:
Posting Komentar